Development Bank of Uganda Limited (UDBL) adalah Development Financial Institution Group milik negara di Uganda.
Ikhtisar
UDBL, yang mulai beroperasi pada tahun 1972, adalah Development Financial Institution Group pertama yang didirikan oleh Pemerintah Uganda. Tujuan utama UDBL adalah untuk mempromosikan dan membiayai pengembangan berbagai sektor ekonomi, dengan penekanan khusus pada pertanian, industri, pariwisata, perumahan dan perdagangan.
Pada bulan Juni 2018, Pemerintah bernegosiasi dengan Bank Pembangunan Afrika untuk mendapatkan pinjaman sebesar 20 juta USD (76 miliar USD) untuk kapitalisasi UDBL, terutama untuk mekanisasi dan pinjaman nilai tambah untuk sektor pertanian. Pada Desember 2023, ekuitas pemegang saham adalah $1,38 triliun ($362 juta) dan total aset adalah $1,67 triliun ($454,70 juta).
Sejarah
UBDL didirikan pada tahun 1972. Pada tahun 1979, terjadi perubahan kepemimpinan politik di Uganda dan UBDL kemudian mampu mengamankan kredit substansial dari pemodal eksternal seperti Bank Pembangunan Afrika, Asosiasi Pembangunan Internasional, Bank Investasi Eropa, Masyarakat Ekonomi Eropa, Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan Bank Arab untuk Pembangunan Ekonomi di Afrika (BADEA) (Badia). Dengan dana tersebut, fokus UDBL beralih ke pendanaan proyek-proyek jangka menengah dan panjang di bidang pertanian, manufaktur dan pariwisata. Antara tahun 1997 dan 2001, bank tersebut direstrukturisasi, direkapitalisasi dan direstrukturisasi untuk menjadi perusahaan tanggung jawab terbatas yang sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Uganda.
Rencana Masa Depan
Pada September 2013, bank tersebut direstrukturisasi dan direposisi untuk memainkan peran yang lebih besar dan lebih terlihat dalam pendanaan pembangunan di Uganda. Perusahaan mengembangkan rencana rekapitalisasi jangka menengah (2013-2017) untuk meningkatkan ekuitas pemegang saham dari $100 miliar saat ini ($40 juta) menjadi $500 miliar ($200 juta).
Rencana pertumbuhannya telah disederhanakan untuk menyelaraskan dengan Rencana Pembangunan Nasional (NDP) Uganda dan Visi 2040. Visi 2040 bertujuan untuk mengubah masyarakat Uganda dari populasi petani menjadi negara modern dan makmur pada tahun 2040. Beberapa mitra pembangunan yang bekerja sama dengan UDBL termasuk Dana Kuwait, Bank Ekspor-Impor Afrika, BADEA dan Bank Pembangunan Islam.
Pada Juni 2020, Kementerian Keuangan, Perencanaan, dan Pembangunan Ekonomi Uganda mengumumkan niatnya untuk lebih meningkatkan ekuitasnya di UDB dari $500 miliar ($136 juta) menjadi $2 triliun ($545 juta). Ini adalah bagian dari rencana strategis lima tahun Bank untuk 2020-2024.
Pada Maret 2024, manajemen mengungkapkan rencana untuk mendirikan lima kantor regional untuk mendekatkan layanan kepada klien bank. Lokasi kantor regional meliputi:
- Kantor Arua: Kota Arua
- Kantor Gulu: Kota Gulu (didirikan pada 2023)
- Kantor Hoima: Kota Hoima
- Kantor Mbale: Kota Mbale
- Kantor Mbala: Kota Mbala
Layanan
Layanan UDB meliputi pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka menengah, pinjaman jangka panjang, investasi ekuitas, pinjaman keuangan perdagangan, dan jaminan bank.
RATING
Pada bulan April 2024, Peringkat Fitch memberi UDBL peringkat jangka panjang negara "AAA (uga)" dengan pandangan yang stabil dan "peringkat tertinggi yang dapat dicapai secara nasional untuk Uganda."
Dewan Direksi
Per Agustus 2018, Dewan Direksi UDBL terdiri dari: 1. Felix Okoboi: Ketua 2. John Biaruhanga 3. Frank Tumuhairwe: 4. Nimrod Vaniara 5. Henry Balwani Magino 6. Sylvia Angie Ufuyuru 7. Patricia Ojangole - Direktur Pelaksana.
Manajemen
Pada Agustus 2017, tim manajemen UDB adalah: 1. Patricia Ojangole: Direktur Pelaksana 2. Joshua Allan Mwesiga: Direktur Strategi dan Urusan Perusahaan 3. Denis Owens Ochieng: Direktur Keuangan dan Operasi Bisnis 4. Mahamoud Andama: Direktur Investasi 5. Stephen Hamya: Kepala Auditor Internal 6. Sophie Nakandi: Sekretaris Bank / Kepala Urusan Hukum.
Penghargaan
UDBL dinobatkan sebagai "Bank Regional Tahun Ini di Afrika Timur" pada upacara Penghargaan Bankir Afrika ke-18 di Nairobi, Kenya, pada Mei 2024. Pada upacara penghargaan yang sama, UDBL dianugerahi Penghargaan Perak (peringkat A +) dalam kategori Kelompok Lembaga Keuangan Pembangunan karena rajin mematuhi pedoman Asosiasi Kelompok Lembaga Keuangan Pembangunan Afrika (AADFI).
Kontroversi
Audit oleh Auditor Umum Uganda mengungkapkan kesalahan keuangan oleh anggota dewan UDBL dan manajemen senior yang mengakibatkan kerugian finansial, menurut laporan yang diterbitkan pada tahun 2013. Pada Juni 2014, baik dewan direksi maupun tim manajemen yang terlibat dalam penipuan telah dipecat, dan penyelidikan berlanjut.